Pengikut

uNqxTDPAMkB91mAzsfOzI1Os9mxYnxiovtueTU23

8 Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Sesuai Sunnah Rasulullah

Peran.net - Mandi wajib atau junub dilakukan oleh seorang muslim pada saat tertentu. Namun, ternyata masih banyak yang belum mengetahui tata cara mandi wajib yang benar

Baik muslimin maupun muslimah harus mengetahui tata cara mandi wajib yang benar. Karena kenyataannya, meskipun sudah berusia baligh masih banyak orang Islam yang tidak mengetahui caranya.

Apalagi yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Hal tersebut bisa jadi karena kurangnya pengetahuan dan tidak diajarkan sejak dini.

Maka dari itu, mulailah belajar tata cara mandi junub agar dapat bersuci dengan benar sesuai tuntunan Rasul. Berikut ini penjelasan lengkap cara mandi junub yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Apa Itu Mandi Junub?

Masih banyak muslim yang kurang mengetahui tentang tata cara bersuci dalam Islam. Padahal, apabila dalam keadaan junub dan tidak segera bersuci maka ibadahnya tidak akan sah. Maka dari itu, sangat penting diketahui bagaimana cara mandi wajib yang benar.

Namun, sebelumnya harus dipahami terlebih dahulu apa itu mandi junub dan apa saja kondisi yang menyebabkan seseorang harus mandi junub.

Mandi junub merupakan cara bersuci yang wajib dilakukan oleh seorang muslim untuk mensucikan diri dari hadas besar. Mandi junub sendiri memiliki tata cara atau urutannya sendiri sehingga berbeda dari mandi biasa.

Baca Juga : Mandi Wajib Setelah Malam Pertama

Dasar hukum kewajiban mandi junub untuk seorang muslim tertuang dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 6 yang artinya:

“Dan jika kamu junub, maka mandilah.”

Untuk tata cara mandi wajib laki-laki yang benar dan sah maupun untuk perempuan dijelaskan secara rinci dalam al-hadist. Tata cara tersebut sesuai dengan sunnah Nabi yang diikuti oleh para shahabat dan ulama. 

Maka dari itu, apabila terkena hadas besar harus segera melakukan mandi wajib agar dapat kembali beribadah.

Kondisi yang Menyebabkan Harus Mandi Wajib

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang muslim harus mensucikan diri dari hadas besar dengan cara mandi wajib. Ada beberapa kondisi yang membuat seorang muslim harus mandi wajib, yaitu sebagai berikut:

1.      Selesai haid

2.      Darah nifas sudah berhenti

3.      Mengeluarkan air mani

4.      Berhubungan seksual

5.      Melahirkan

Itulah beberapa hal yang membuat seorang muslim wajib melaksanakan mandi junub.

Mandi Wajib
Selain karena hadas besar, Nabi juga menganjurkan untuk mandi wajib pada waktu tertentu. Seperti ketika hendak shalat Jumat atau shalat ied, disunahkan untuk mandi wajib terlebih dahulu.

Tata Cara Mandi Wajib untuk Laki-Laki

Terdapat sedikit perbedaan cara mandi wajib untuk laki-laki dan perempuan. Berikut ini cara mandi wajib laki-laki menurut agama Islam sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

1.  Membaca Niat Junub

Sebelum memulai mandi wajib, sebaiknya membaca niat terlebih dahulu. Niat mandi wajib laki-laki menurut agama Islam adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhol lillaahi ta’ala.

Artinya: Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah.

2.  Membasuh Tangan

Setelah membaca niat mandi wajib, selanjutnya basuh tangan sebanyak 3 kali. Tujuannya adalah untuk mensucikan tangan. Basuh dengan air mengalir.

3.  Membersihkan Kemaluan Qubul dan Dubur

Setelah membasuh tangan, bersihkan terlebih dahulu kemaluan Qubul dan Dubur hingga bersih dari kotoran dan najis. Gunakan tangan kiri untuk membersihkannya.

4.  Berwudhu

Jika dirasa sudah bersih, selanjutnya lakukan wudhu seperti biasa ketika hendak shalat dimulai dari membasuh tangan. Sebab, sebelumnya tangan telah digunakan untuk membersihkan kemaluan dan dubur sehingga harus disucikan kembali.

5.  Membasuh Rambut dengan Cara Menyela-nyelakan Jari pada Pangkal Rambut

Saat membasuh rambut, ambil air lalu basuh rambut dengan cara menyela-nyelakan jari hingga pangkal rambut basah. Lakukan dalam hitungan ganjil seperti 3, 5, 7, dst. Pastikan pangkal rambut telah basah sebelum melanjutkan ke step berikutnya.

6.  Membasuh Kepala Sebanyak 3 kali

Basuh kepala 3 kali dengan cara mendahulukan bagian kanan baru bagian kiri.

7.  Membilas Seluruh Tubuh

Setelah itu, bilas seluruh tubuh dengan cara mengguyurkan air. Disunnahkan untuk mendahulukan bagian kanan lalu bagian tubuh yang kiri.

8.  Membasuh Kaki

Jika sudah selesai, maka basuh kaki sekaligus membasuh sela-sela jari kaki agar lebih bersih.

Itulah tata cara mandi junub untuk laki-laki yang sudah sesuai dengan ketentuan agama Islam.

Tata Cara Mandi Wajib Untuk Perempuan

Perempuan harus mandi wajib karena beberapa kondisi seperti selesai haid dan nifas. Berikut ini tata cara mandi junub bagi wanita menurut Islam.

1.  Membaca Niat

Mandi wajib harus diawali dengan membaca niat terlebih dahulu. Sebenarnya, bisa menggunakan niat yang sama dengan laki-laki. Namun, bisa juga menggunakan niat khusus untuk wanita haid dan nifas.

Niat mandi wajib untuk wanita setelah haid yaitu sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil haidhil lillaahi ta’ala.

Artinya: Saya berniat mandi membersihkan hadas dari haid fardu karena Allah.


Sedangkan untuk niat mandi wajib setelah nifas adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil nifaasi lillaahi ta’ala.

Artinya: Saya berniat mandi junub mensucikan diri dari hadas besar nifas fardu karena Allah.

2.  Membasuh Tangan

Setelah membaca niat, maka selanjutnya adalah mensucikan tangan dengan cara membasuhnya sebanyak 3 kali.

3.  Membersihkan Kemaluan dan Dubur

Jika tangan sudah suci maka bersihkan kemaluan dan dubur terlebih dahulu dengan menggunakan tangan kiri. Apabila diperlukan maka bisa menggunakan sabun hingga bersih.

4.  Berwudhu Seperti Biasa

Setelahnya bisa langsung berwudhu seperti ketika hendak shalat. Pastikan untuk mensucikan kembali tangan dengan membasuhkan sebanyak 3 kali.

5.  Membasuh Kepala

Jika sudah, basuh kepala sebanyak 3 kali dengan cara diguyur. Dahulukan bagian kanan lalu bagian kiri.

6.  Membilas Badan

Bilas badan dengan mengguyur seluruh bagian tubuh. Sama seperti sebelumnya, dahulukan bagian kanan daripada bagian tubuh yang kiri.

7.  Membasuh Kaki

Setelah selesai, segera basuh kaki termasuk sela-sela jarinya sampai bersih.

Perbedaan Cara Mandi Wajib Laki-laki dan Perempuan

Jika dilihat dari uraian di atas, terdapat sedikit perbedaan antara mandi wajib laki-laki dan perempuan. Untuk niat sebenarnya bisa menggunakan bacaan yang sama. Namun, untuk tata caranya sendiri yang sedikit berbeda.

Untuk laki laki harus menyela-nyelakan air pada rambutnya sedangkan perempuan tidak. Sehingga perempuan tidak perlu menggerai rambutnya saat mandi wajib asalkan saat dibasuh dengan air dapat basah sampai pangkal.

Namun, beberapa mazhab memiliki pemahaman bahwa wanita pun harus menyela-nyelakan air ke rambutnya seperti laki-laki. Keduanya tidak ada masalah karena sama-sama bersumber dari hadist. Jadi, bisa dipilih salah satunya yang tidak memberatkan.

Hal yang paling penting adalah melakukan mandi wajib sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Selama tidak menyalahi aturan maka bukan masalah besar. Sebab, yang menyebabkan dosa adalah meninggalkan mandi junub.

Baca Juga : Tata Cara Wudhu Seperti Rosululloh Saw.

Itulah uraian lengkap tentang tata cara mandi wajib yang benar baik untuk laki-laki maupun perempuan. Setiap dalam keadaan junub, segeralah melakukan mandi wajib karena ibadahnya tidak akan diterima apabila masih junub. Hal tersebut karena masih terdapat najis dalam tubuh.

Semoga Bermanfaat, 

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar