Pengikut

uNqxTDPAMkB91mAzsfOzI1Os9mxYnxiovtueTU23

Panduan dan Tata Cara Sholat Jamak Qashar Lengkap

Peran.net - Banyak yang masih bingung bagaimana pelaksanaan dan jumlah rakaat salat yang dijamak qashar. Berikut Panduan dan Tata Cara Sholat Jamak Qashar lengkap dan penjelasannya pada artikel ini.

Sholat Jamak Qashor

Jamak qashar merupakan salah satu bentuk rukhsah (keringanan) dalam hukum Islam. Kewajiban ibadah salat yang harus ditunaikan dalam kondisi apapun menjadi alasan mengapa Anda perlu belajar tata cara sholat jamak qashar lengkap.

Hukum diperbolehkannya jamak dan qashar pada salat ini adalah apabila seorang Muslim sedang berada dalam perjalanan(Musafir).

Musafir adalah Orang yang berpergian jauh, dengan batas jarak minimal. Orang yang berpergian jauh tersebut dengan kira – kira tidak mampu untuk melewati waktu-waktu sholat yang ditentukan dengan pasti.

Misalnya karena terlalu jauhnya berpergian sehingga waktu shalat dhuhur tidak sempat dikerjakan karena masih ditengah jalan yang tidak memungkinkan melakukan sholat dhuhur.

Islam tidak mempersulit urusan ummatnya tetapi juga tidak menggampangkan orang untuk meninggalkan sholat. Oleh karena itulah hukum jamak dan qashar ini penting dipahami dan dilaksanakan.

Dasar Hukum Pelaksanaan Sholat Jamak

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tarmidzi disebutkan pada saat perang tabuk Rasulullah melaksanakan jamak salat yakni jamak taqdim dan takhir. Pada saat matahari belum condong, Rasulullah menjamak sholat antara Zuhur dan Ashar (jamak taqdim).

Lalu pada saat matahari telah condong maka Rasulullah mengakhirkan waktu sholat Zuhur di waktu Ashar (jamak takhir).

Demikian juga saat malam tiba. Jika berangkat pada saat matahari telah tenggelam maka ditunaikan sholat Isya (jamak taqdim) lalu jika berangkat setelah matahari tenggelam maka Rasulullah mengakhirkan waktu sholat Magrib pada isya (jamak takhir).

Dasar Hukum Pelaksanaan Sholat Jamak dan Qashar

Pelaksanaan sholat jamak maupun qashar memiliki landasan dalil naqli yang cukup kuat sehingga dibolehkannya seorang Muslim menunaikan sholat dalam jamak maupun jamak qashar.

Dasar Hukum Pelaksanaan Sholat Qashar

Dasar hukum pelaksanaan salat qashar secara jelas telah Allah swt sampaikan dalam Al-Qur’an yakni surah An-Nisa ayat 101.

وَاِذَا ضَرَبْتُمْ فِى الْاَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ اَنْ تَقْصُرُوْا مِنَ الصَّلٰوةِ ۖ اِنْ خِفْتُمْ اَنْ يَّفْتِنَكُمُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْاۗ اِنَّ الْكٰفِرِيْنَ كَانُوْا لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِيْنًا

Firman Allah swt:

"Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu meng-qashar salat(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu." (Qs. Annisa: 101)

Selain ayat Al-Qur’an tersebut, terdapat juga hadist  yang berbunyi:

Dari 'Aisyah ra berkata: "Awal diwajibkan salat adalah dua raka'at, kemudian ditetapkan bagi sholat safar dan disempurnakan (4 raka'at) bagi salat hadhar (tidak safar)." (Muttafaqun 'alaihi)

Baca juga : Aturan Sholat Jum’at yang harus di ketahui

Ada banyak hikmah ditetapkannya hukum sholat jamak qashar dalam Islam. Kemudahan Allah berikan kepada ummat Nya dalam melaksanakan ibadah, sekaligus sebagai bentuk komitmen untuk pelaksanaan ibadah sholat.

Apapun kondisi seorang Muslim harus tetap melaksanakan sholat. Apakah sakit, perjalanan, atau perang sekalipun tetap diwajibkan sholat.

Ada beberapa perbedaan pendapat antar ulama terkait lamanya diperbolehkan waktu jamak dan qashar maupun jarak, tetapi secara umum hukum jamak dan qashar tetap menjadi kesepakatan para ulama.

Sebagai seorang Muslim Anda wajib mempelajari panduan dan tata cara sholat jamak qashar lengkap sebagai panduan untuk kondisi Anda di perjalanan atau bepergian. Pengetahuan tentang hukum dan tata cara sholat jamak qashar akan membantu Anda tetap bisa menjaga pelaksanaan sholat wajib lima waktu.

Pengertian dan Jenis-Jenis Sholat Jamak Qashar

Salat jamak dan Sholat Qashar keduanya sama-sama rukhsah atau keringanan yang bisa menjadi pilihan saat sedang bepergian.

Sholat jamak merupakan sholat yang dikumpulkan pada satu waktu, baik di waktu sholat yang awal atau yang akhir. Jika mengerjakan sholat di waktu yang awal maka disebut dengan Jamak Taqdim, sedangkan jika dikerjakan di waktu sholat yang terakhir maka disebut Jamak Takhir.

Contoh:

  • 💨Jika seseorang hendak menjamak sholat isya pada salat Maghrib (sholat Isya dikerjakan setelah sholat Magrib karena alasan di perjalanan) maka seseorang tersebut melakukan jamak taqdim (di awal waktu).
  • 💨Sedangkan jika seseorang menjamak sholat Maghrib di sholat Isya (salat Magrib dikerjakan pada waktu sholat Isya) maka seseorang tersebut melakukan jamak takhir (di akhir waktu).
Tata cara jamak takhir Maghrib Isya dilakukan dengan cara melakukan sholat Isya lebih dulu seperti biasanya, baru dilanjutkan dengan sholat Maghrib tiga rakaat dengan niat jamak takhir.

Demikian juga jika jamak taqdim. Sholat Maghrib dikerjakan lebih dulu sebanyak tiga rakaat baru dilanjutkan dengan salat Isya sebanyak empat rakaat.

Sholat Jamak

Sholat jamak ialah mengumpulkan dua sholat dalam satu waktu. Sholat yang boleh di jamak ialah sholat dhuhur dengan sholat ashar dan sholat magrib dengan sholat isya’.

Daftar Sholat yang Bisa Dijamak

Sholat jamak ada dua, yaitu :

1. Jamak Takdim

2. Jamak Takhir

Sholat yang bisa dijamak antara lain:

  • Sholat Zuhur dan sholat Ashar bisa dijamak taqdim maupun takhir.
  • Salat Magrib dan Isya bisa dijamak taqdim maupun takhir.

Sholat Subuh tidak bisa dijamak, sedangkan sholat Ashar dan Magrib juga tidak bisa dijamak baik taqdim maupun takhir.

  • Sholat dhuhur dan ashar dikerjakan dalam waktu dhuhur.
  • Sholat maghrib dan isya dikerjakan dalam waktu maghrib.

Sholat Jamak Takdim

Sholat jamak takdim adalah mengerjakan dua sholat yang dikerjakan didalam waktu yang pertama.

Syarat Sholat Jamak Takdim

1. Niat menjamak sholat diletakkan pada sholat yang pertama.

Sholat jamak takdim yaitu pada sholat:

2. Antara dua shalat yang di jamak itu harus berurutan.

Ketika melakukan sholat jamak takdim harus berurutan, tidak boleh dipisah yang sampai lama sekali kira-kira orang melakukan shalat dua rakaat selesai.

3. Melakukan dua sholat itu masih dalam perjalanan atau belum sampai tujuan.

Misal sedang takbiratul ihram sampai shalat yang kedua masih dalam waktu syarat syahnya orang menjamak atau meng-qashar.

Sholat Jamak Takhir

Jamak takhir adalah mengerjakan dua shalat yang dikerjakan dalam waktu yang kedua.

Sholat jamak takhir yaitu pada sholat:

  • Sholat dhuhur dan ashar dikerjakan dalam waktu asar.
  • Sholat maghrib dan isya dikerjakan dalam waktu isya.

Syarat Sholat Jamak Takhir

1. Jauh sebelumnya ia sudah memasang niat bahwa akan melakukan jamak takhir.

Misal waktu dhuhur dan ashar, didalam waktu dhuhur sudah ada hasrat akan menjamak takhir sholat dhuhur dalam waktu ashar. Kalau pada waktu dhuhur ia tidak berniat akan menjamak sholat maka jamak takhir tidak syah.

2. Melakukan dua shalat itu masih dalam perjalanan.

Misalnya ketika takbiratul ihram sampai selesai sholat yang kedua masih dalam kekuasaan waktu syarat syahnya orang menjamak atau meng-qashar.

Niat Sholat Jamak

Seperti yang sudah diulas sebelumnya kalau sholat Jamak terdiri dari jamak takdim dan jamak takhir. Sebelum memulai sholat jamak, memastikan bacaan niat sholat jamak apakah jamak takdim apa jamak takhir.

Niat Sholat Jamak Takdim

1. Sholat Dhuhur dan Ashar, dilakukan di waktu dhuhur (jamak Takdim)

Niat Sholat Dhuhur Jamak Takdim dengan Sholat Ashar

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِأربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع العَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ للهِ تَعَالى

“Ushollii fardhodl dhuhri arba’a roka’aatin majmuu’an ma’al ashri jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu dhuhur empat rakaat digabung dengan sholat ashar jamak takdim karena Allah Ta’aala.”

Niat Sholat Ashar Jamak Takdim dengan Sholat Dhuhur

اُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِاَرْبَعَ رَكْعَا تٍ مَجْمُوْعًا مَعَ الظهر جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl ashri arba’a roka’aatin majmuu’an ma’al dhuhri jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu ashar empat rakaat digabung dengan sholat dhuhur jamak takdim karena Allah Ta’aala.”

2. Sholat Maghrib dan isya, dilakukan di waktu maghrib (jamak Takdim)

Niat Sholat Maghrib Jamak Takdim dengan sholat Isya

اُصَلِّى فَرْضَ اْلمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا مَعَ اْلعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl maghribi tsalaatsa roka’aatin majmuu’an ma’al isya’i jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu maghrib tiga rakaat digabung dengan sholat isyak jamak takdim karena Allah Ta’aala.”

Niat Sholat Isya Jamak Takdim dengan sholat maghrib

اُصَلِّى فَرْضَ اْلعِشَاءِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مَعَ اْلمَغْرِبِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl isya’i arba’a roka’aatin majmuu’an ma’al maghribi jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu isya empat rakaat digabung dengan sholat maghrib jamak takdim karena Allah Ta’aala.”

Niat Sholat Jamak Takhir

1. Sholat Dhuhur dan Ashar, dilakukan waktu Ashar (jamak Takhir)

Niat Sholat Dhuhur Jamak Takhir dengan Sholat Ashar

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكْعَا تٍ مَجْمُوْعًا مَعَ العَصْرِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl dhuhri arba’a roka’aatin majmuu’an ma’al ashri jam’a takhiir lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu dhuhur empat rakaat digabung dengan sholat ashar jamak takhiri karena Allah Ta’aala.”

Niat Sholat Ashar Jamak Takhir dengan Sholat Dhuhur

اُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِاَرْبَعَ رَكْعَا تٍ مَجْمُوْعًا مَعَ الظُّهْرِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl ashri arba’a roka’aatin majmuu’an ma’al dhuhri jam’a takhiir lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu ashar empat rakaat digabung dengan sholat dhuhur jamak takhiri karena Allah Ta’aala.”

2. Sholat Maghrib dan Isya, dilakukan waktu Isya (jamak Takhir)

Niat Sholat Maghrib Jamak takhir dengan sholat Isya

اُصَلِّى فَرْضَ اْلمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا مَعَ اْلعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl maghribi tsalaatsa roka’aatin majmuu’an ma’al isya’i jam’a takhiiri lillaahi ta’aalaa.

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu maghrib tiga rakaat digabung dengan sholat isyak jamak takhir karena Allah Ta’aala.”

Niat Sholat Isya Jamak Takhir dengan sholat Maghrib

اُصَلِّى فَرْضَ اْلعِشَاءِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع اْلمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلّهِ تَعَالَى

“Ushollii fardhodl isya’i arba’a roka’aatin majmuu’an ma’al maghribi jam’a takhiiri lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

“Aku niat sholat fardhu isya empat rakaat digabung dengan sholat maghrib jamak takhir karena Allah Ta’aala.”


Sholat Qashar

Sholat Jamak Qashar

Sudah dijelaskan bahwa sholat Qashar adalah meringkas shalat. Maksudnya adalah tiap-tiap sholat yang bilangannya 4 rakaat dapat diringkas menjadi 2 rakaat.

Sedangkan untuk sholat subuh dan Maghrib tidak bisa di-qashar, karena jumlah rakaatnya kurang dari 4 rakaat.

Jadi sholat wajib yang dapat di qashar adalah sholat dhuhur, ashar dan isya, karena berjumlah 4 rakaat dan dapat di qashar menjadi 2 rakaat.

Syarat Sholat Qashar

1. Mengerti bahwa sholat itu dapat diqashar.

Memahami dan tahu bahwa sholat yang dapat di Qashar adalah sholat yang memiliki 4 rakaat dan diringkas menjadi 2 rakaat, yaitu hanya pada sholat dhuhur, asar dan isya.

2. Jarak perjalanannya 2 marhalah

Jarak perjalan yang ditempuh adalah 2 marhalah (dua hari dua malam bila ditempuh dengan jalan kaki).

Para ulama berpendapat boleh mengqashar sholat apabila perjalanan sudah mencapai 81 KM.

Pertimbangan:

Pada zaman Rasulullah diperbolehkan mengqashar apabila perjalanan 2 marhalah. Akan tetapi perjalanan waktu itu hanya naik unta yang jalannya sama dengan manusia.

Jarak 2 marhalah itu kira-kira jauhnya 81 KM dan dengan jarak tersebut sudah diperbolehkan meng-qashar shalat.

Namun sekarang kendaraan lebih cepat jadi jarak sejauh 81 KM akan cepat dicapai. Dan hal ini tidak membuat seseorang melakukan qashar. Karena sesampainya ditujuan masih ada sisa waktu melakukan sholat.

Ada beberapa syarat yang menentukan boleh tidaknya seseorang melakukan sholat Qashar, yaitu:

3. Memiliki tujuan yang pasti

Musafir dalam hal ini memiliki tujuan yang pasti, bukan perginya tanpa tujuan atau ia hanya singgah dan ia pergi tanpa tujuan pasti lagi. Yang demikian ini tidak boleh mengqashar shalat.

Tapi kalau singgah-singgahnya itu memang tujuan pengembaraannya maka diperbolehkan untuk mengqashar sholatnya.

4. Tidak niat bermukim melebihi 4 hari.

Dalam hal ini ketika menjadi seorang musafir dan singgah di suatu tempat, tidak boleh melebihi 4 hari. Kalau lebih dari 4 hari berarti tidak boleh mengqashar sholatnya. Karena bukan dalam perjalanan sebagai musafir.

5. Niat shalat qashar pada tiap-tiap shalat yang diqashar.

Membaca niat sholat qashar sesuai dengan waktu sholat yang di qashar.

6. Tidak berimamkan imam yang sempurna rakaatnya.

Tidak makmuman (ikut shalat) pada penduduk tersebut. Misal waktu singgah disebuah perkampungan dan ikut shalat dengan orang kampung situ, maka qashar semacam ini tidak  diperbolehkan.

7. Masih dalam musafir ketika mengerjakan sholat.

Maksudnya ketika melakukan sholat qashar, shalat yang di-qashar waktunya ada dalam perjalanan tersebut.

8. Perjalanan yang dilakukan tidak untuk melakukan maksiat.

Dalam perjalanan yang dikakukan sebagai musafir tidak untuk melakukan maksiat.

9. Diperbolehkan melakukan qashar dicampur dengan jamak.

Boleh melakukan sholat Qashar digabung dengan sholat Jamak. Yaitu selain meringkas sholat, boleh menggabungkan sholat dalam 1 waktu.

Niat sholat Qashar

Agar dalam waktu-waktu tertentu tidak merasa kesulitan melafadzkan niat shalat yang di qashar, dibawah ini bacaan niat sholat qashar lengkap.

Niat Shalat Qashar Dhuhur Arab

أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالَى

Bacaan Niat Shalat Qashar Dhuhur Latin

“Usholli fardhodh dhuhri rok’atainii qoshron lillaahi ta’ala”

Arti Bacaan Niat Shalat Qashar Dhuhur

“Aku niat shalat fardu dhuhur 2 rakaat qashar, karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Qashar AsharNiat Shalat Qashar Dhuhur Arab

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِرَكْعَتَيْنِ قَصْرًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan Niat Shalat Qashar Dhuhur Latin

“Usholli fardhol ashri rok’atainii qoshron lillaahi ta’ala”

Arti Bacaan Niat Shalat Qashar Dhuhur

“Aku niat shalat fardu ashar 2 rakaat qashar, karena Allah Ta’ala.

Niat Shalat Qashar Isya Arab

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِرَكْعَتَيْنِ قَصْرًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan Niat Shalat Qashar isya Latin

“Usholli fardhol isya’i rok’atainii qoshron lillaahi ta’ala”

Arti Bacaan Niat Shalat Qashar Isya

“Aku niat shalat fardu isya 2 rakaat qashar, karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Qashar Berjamaah

Sholat Qashar boleh dilakukan secara berjamaah. Hal ini dilakukan bila dalam perjalanan tersebut dilakukan secara rombongan.

Untuk niat sholat qashar berjamaah, ada tambahan untuk menjadi imam atau makmum (إماما/مأموما) pada bacaan niatnya yang dibaca sebelum bacaan lafadz “Lilla hita’aala”.

Berikut tambahan dalam niat sholat qashar berjamaah:

  • Tambahan membaca imaman ( إماما ) ketika menjadi imam.
  • Tambahan membaca makmuuman ( مأموما ) ketika menjadi makmum.

Misalnya:

Niat Sholat Qashar dhuhur

Simak dan baca juga : Sholat Jum’at yang benar

Pengertian Sholat Jamak Qashar

Begitu Islam mempermudah urusan setiap ummatnya dalam beribadah, termasuk pelaksanaan sholat. Bukan hanya kemudahan untuk mengumpulkan sholat dalam satu waktu, tetapi juga hingga meringkasnya (qashar).

Sholat qashar merupakan salat yang diringkas jumlahnya. Pelaksanaan qashar ini biasanya dilakukan pada saat jamak. Satu waktu sholat yang dikumpulkan satu waktu kemudian diringkas jumlahnya sesuai ketentuan fiqih disebut dengan jamak qashar.

Apa saja salat yang bisa dijamak qashar?

Sholat yang bisa dijamak qashar adalah sholat yang jumlah rakaatnya 4. Adapun salat Magrib dan Subuh tidak boleh diqashar.

Hukum qashar ini dilakukan untuk mempermudah seseorang yang sedang dalam urusan penting. Misalnya saat di perjalanan harus segera berangkat maka membutuhkan jamak qashar agar tidak tertinggal kendaraan.

Cara Melaksanakan Sholat Jamak Qashar

Banyak yang bingung menafsirkan jumlah rakaat dalam jamak qashar. Berikut ini contoh cara melaksankan jamak qashar beserta penjelasannya:

  • Salat Jamak Qashar Zuhur dan Ashar
      Misalnya Anda ingin menjamak qashar sholat Zhuhur dan Ashar. Bisa dilakukan pada waktu taqdim maupun takhir.

     Jika Anda berniat hanya menjamak taqdim misalnya, tanpa qashar maka Anda bisa sholat Zhuhur lebih dulu sebanyak 4 rakaat dan dilanjutkan sholat Ashar 4 rakaat.

     Namun, jika Anda niat jamak qashar, maka sholat Zuhur 2 rakaat lalu salam, dan dilanjutkan sholat Ashar 2 rakaat lalu salam.

  • Sholat Jamak Qashar Magrib dan Isya

    Pada pelaksanaan jamak qashar Magrib Isya penting diperhatikan bahwa sholat Magrib tidak bisa diqashar. Artinya tetap dikerjakan 3 rakaat. Sedangkan untuk sholat Isya bisa diqashar menjadi 2 rakaat saja.

    Cara pelaksanaan jamak qashar dilakukan dengan mengerjakan sholat Magrib lebih dulu 3 rakaat, selanjutnya sholat Isya 2 rakaat (diqashar).

     Kebutuhan mengqashar atau meringkas salat biasanya dilakukan karena kondisi yang buru-buru dan harus cepat. Adapun jika waktu santai dan tidak terlalu terburu-buru bisa melakukan jamak saja.

Syarat-Syarat Pelaksanaan Sholat Jamak Qashar

Apa yang menjadi syarat sholat jamak dan qashar? Berikut beberapa syarat tersebut:

  • Mengetahui mana saja sholat yang boleh dijamak dan diqashar
  • Tidak memiliki niat untuk tinggal bermukim di tempat terkait lebih dari 4 hari (pendapat Imam  Syafii).
  • Menyematkan niat sholat qashar
  • Berstatus sebagai musafir saat mengerjakan sholat qashar
  • Tidak menjadi makmum pada imam yang mengerjakan sholat sempurna seperti biasa
  • Menjamak dan mengqashar sholat dapat dilakukan secara berjamaah
  • Dilakukan secara tertib, yakni jika seseorang melakukan salat jamak maka harus didahulukan  sholat yang berada pada waktu tersebut lebih dulu barulah ditunaikan sholat yang sedang dijamak.
  • Memenuhi syarat jarak yang dilalui. Syarat jamak sholat berapa km? Pendapat Imam Malik   dan Imam Syafii berpendapat minimal jarak 88 kilometer.

Sholat Jamak Sekaligus Shalat Qashar

Sholat Jamak sekaligus shalat Qashar adalah sholat-sholat yang sudah ditentukan boleh dijamak dan boleh di qashar. Artinya, sholatnya boleh diringkas (qashar) dan boleh dikumpulkan (jamak) sekaligus, dengan syarat yang sudah diutarakan sebelumnya.

Untuk sholat Jamak dan Qashar ini berarti sholatnya akan dijamak sekaligus rakaatnya diringkas atau di qashar.

Misalnya:

Sholat ashar dan dhuhur di jamak takdim pada waktu dhuhur, dan rakaatnya di qashar dari masing-masing 4 rakaat menjadi hanya 2 rakaat.

Supaya para Mushalli tidak merasa kesulitan dalam menata soal niat jamak dan qashar pada tiap-tiap shalatnya. Maka dibawah ini akan dituliskan satu persatu niat tiap-tiap niat sholat jamak qashar sekaligus (sholat yang dikumpulkan atau yang diringkas sekaligus).

Simak dan baca juga : Manfaat Menjaga Lisan


Niat Sholat Jamak Takdim dengan Qashar

1. Sholat Dhuhur dan Ashar, dilakukan di waktu dhuhur (jamak Takdim)

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl dhuhri rok’ataini majmuu’an bil ashri jam’a taqdiimi qoshron lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku berniat shalat fardhu dhuhur dua rakaat digabungkan dengan shalat ashar dengan jamak takdim, diringkas karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا اِلَى الظُّهْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl ashri rok’ataini majmuu’an iladh dhuhri jam’a taqdiimi qoshron lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku berniat shalat ashar dua rakaat digabungkan dengan shalat dhuhur dengan jamak takdim, diringkas karena Allah Ta’ala”

2. Sholat Maghrib dan isya, dilakukan di waktu maghrib (jamak Takdim)

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl maghribi tsalaatsa raka’aatin majmuu’an bil isyaa’i jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku berniat shalat fardhu maghrib tiga rakaat digabungkan dengan shalat isya dengan jamak takdim, karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا اِلَى الْمَغْرِبِ جَمْعَ تَقْدِيْمِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl isya’i rok’ataini majmuu’an ilal maghribi jam’a taqdiimi qoshron lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku berniat shalat fardhu isya dua rakaat digabungkan dengan shalat maghrib dengan jamak takdim, diringkas karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Jamak Takhir Dengan Qashar

1. Sholat Dhuhur dan Ashar, dilakukan di waktu Ashar (jamak Takhir)

اُصَلِّى فَرْضَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا بِالظُّهْرِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl Ashri rok’ataini majmuu’an bidh dhuhri jam’a ta’khiiri qoshron lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

Aku berniat sholat fardhu ashar dua rakaat digabungkan dengan sholat dhuhur dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا اِلَى الْعَصْرِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl dhuhri rok’ataini majmuu’an ilal ashri jam’a ta’khiiri qoshron lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku berniat sholat fardhu dhuhri dua rakaat digabungkan dengan sholat ashar dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta’ala”

2. Sholat Maghrib dan isya, dilakukan di waktu isya (Jamak Takhir)

اُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَجْمُوْعًا بِالْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ قَصْرًا لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl isya’i rok’ataini majmuu’an bil maghribi jam’a ta’khiiri qoshron lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku berniat sholat fardhu isya dua rakaat digabungkan dengan sholat maghrib dengan jamak takhir, diringkas karena Allah Ta’ala”

اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَى الْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرِ لِلهِ تَعَالٰى

“Usholii fardhodl maghribi tsalaatsa raka’aatin majmuu’an ilal isya’i jam’a ta’khiiri lillaahi ta’aalaa”

Artinya:

“Aku berniat sholat fardhu maghrib tiga rakaat digabungkan dengan sholat isya dengan jamak takhir, karena Allah Ta’ala”

Keterangan

Meng-qashar atau menjamak shalat baik jamak takdim atau jamak takkhir untuk sholat yang dikerjakan terlebih dahulu adalah sholat milik waktu tersebut.

Misalnya:

Sholat Jamak Takdim dengan Qashar (Sholat Mahrib dan Isya)

  • Waktu sholat maghrib maka sholat yang dikerjakan adalah sholat maghrib terlebih dahulu. Cara mengerjakan dan niat shalat maghrib sebagaimana niat dan cara shalat maghrib jamak (takkhir / takdim).
  • Waktu sholat isya jama takdim, waktu yang digunakan untuk menjamak sholat terletak dalam waktu maghrib. Artinya sholat isya itu dikerjakan dalam waktu maghrib. Maka sebelum melakukan shalat isya jamak takdim, terlebih dahulu melakukan sholat maghrib jamak takdim.

Sholat Jamak Takhir dengan Qashar (Sholat Mahrib dan Isya)

Sholat maghrib jamak takhir waktu yang digunakan terletak pada waktu isya, maka sebelum mengerjakan sholat maghrib jamak takhir terlebih dahulu mengerjakan sholat isya jamak takkhir.

Walaupun sama-sama menggunakan lafadz jamak takhir (atau sebaliknya jamak takdim) ada perbedaan lain dalam lafadznya, ialah menggunakan lafadz arab “BIL” atau ‘ILAA”.

Menjamak Sholat Karena Hujan

Hal-hal yang menjadi sebab boleh melakukan jamak atau qashar ada pada bagian muka, ialah diantaranya karena berstatus musafir dengan syarat-syarat tertentu.

Menurut Imam Syafi’i ada sebab lagi yang memperbolehkan menjamak sholat yang hanya karena hujana deras. Dengan ketentuan-ketentuan bahwa para mushalli tersebut golongan para ahli jamaah yang istiqomah setiap harinya didalam masjid yang  jauh sekali dari rumahnya.

Namun menjamak sholat karena hujan yang diperbolehkan hanya jamak takdim sedangkan jamak takhir tidak diperolehkan.

Hal ini beralasan apabila para jamaah shalat jamaah dhuhur sesampai di sana hujan derasa sekali, kira-kira kalau sepulang dari jamaah dhuhur akan merasa sulit dan menyengsarakan apabila nanti kembali ke masjid diwaktu ashar.

Maka menurut Imam Syafi’i, sholat ashar boleh dikerjakan didalam waktu dhuhur itu juga dengan sebutan jamak takdim berjamaah.

Perkara ini hanya khusus orang-orang yang ahli jamaah saja yang tidak bisa sekali meninggalkan jamaahnya.

Menjamak Sholat Karena Naik Pesawat

Sholat Jamak Qashar

Pada saat penerbangan pesawat komersial sudah dipastikan kita sebagai umat islam sudah sewajarnya menjaga ibadah sholat lima waktu dan hukumnya wajib meski dalam keadaan apapun dan dimanapun, namun yang masih menjadi persoalan yaitu banyak timbul permasalahan mengenai ibadah di dalam pesawat.

Dimulai dari cara bersuci(taharoh), praktek sholat didalam Pesawat, serta menghadap kiblatnya. meski demikian ada sebagian pendapat di kalangan ulama yang masih menganggap bahwa sholat di atas kendaraan itu tidak sah. Lantaran hal itu tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW. Hadits tentang beliau SAW sholat di atas unta hanya terkait dengan shalat sunnah, bukan sholat wajib.

Padahal shalat wajib itu mengharuskan berdiri dan menghadap kiblat dengan benar. Sedangkan shalat sunnah boleh sambil duduk dan tidak ada kewajiban untuk terus menerus menghadap kiblat.(Red : Ketentuan Sholat Sunnah)

Maka para ulama itu menyebut sholat di perjalanan itu sebagai sholat lihurmatil wakti, yaitu shalat untuk menghormati masuk waktu shalat saja. Belum terhitung sholat secara sah dan menggugurkan kewajiban. Sehingga tetap ada kewajiban untuk melaksanakan shalat setibanya nanti.

Shalat itu disebut shalat qadha', sesuai dengan kejadiannya di mana shalat dilakukan bukan pada waktunya. Waktunya menurut sebagian ulama adalah begitu tiba di tempat dan dimungkinkan untuk shalat dengan berdiri dan menghadap kiblat. Tidak harus menunggu waktunya sesuai dengan waktu shalat yang ditinggalkan. Karena tetap saja bukan waktunya.

Namun umumnya para ulama berpendapat bahwa shalat wajib di atas kendaraan tetap boleh, sah dan wajib dilaksanakan. Karena shalat itu sah, maka sudah gugur kewajibannya dan tidak perlu lagi diqadha'.

Adapun tentang tidak adanya contoh dari nabi Muhammad SAW tentang hal itu, mereka mengajukan sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa beliau SAW pernah melakukannya.

Jadi kesimpulannya, masalah ini masalah khilafiyah yang masing-masing pendapat datang dengan dalil dan hujjahnya. Kita punya kewajiban moral untuk menghormati masing-masing pendapat itu, sebagaimana orang lain juga punya kewajiban moral untuk menghormati pendapat kita.  

Demikian panduan dan tata cara tentang sholat jamak dan qashar. Islam memudahkan semua urusan pemeluknya dalam menjalankan ibadahnya. Semoga senantiasa Anda diberikan kemudahan dalam menjalankan sholat wajib walaupun dalam perjalanan jauh.

Jika Anda ingin mengetahui berbagai informasi tentang sholat, Anda dapat melihat tulisan lainnya di kategori ibadah.

Semoga Bermanfaat, Amin ..


Related Posts

Related Posts

Posting Komentar