Pengikut

uNqxTDPAMkB91mAzsfOzI1Os9mxYnxiovtueTU23

Hari Senin

Hari Senin merupakan hari paling istimewa bagi Nabi Dawud As dan para umatnya. Dikalangan umat Muhammad hari Senin juga merupakan hari yang spesial, baik dalam konteks sejarah maupun amaliah.

Hari Senin

Sehingga banyak kalangan manusia tentang Apa keistimewaan hari senin?

Hari Senin adalah hari yang baik untuk berpergian dan berdagang. Diriwayatkan oleh Anas bin Malik, ketika Rosululloh SAW tentang istimewanya hari Senin, Rosul SAW bersabda'

(Hari Senin) adalah hari untuk berpergian dan berdagang. Para shohabat bertanya, kenapa begitu ya rosul...?. Rosululloh bersabda, karena hari Senin Nabi Syits As pergi untuk berniaga, dan berhasil (mendapat laba) dalam perniagaannya.

Dalam keterangan salah satu Hadis Nabi Muhammad Saw bersabda: "Amal-amal manusia diperiksa pada setiap hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. Tirmidzi).

Dari sini dipastikan bahwa hari senin memiliki keistimewaan(Fadhilah) dan kisah-kisah yang luar biasa, dan alasan mengapa Rosululloh menyukai hari senin.

Baca Juga : Keberuntungan Hari Sabtu

A. Fadhilah Hari Senin

1. Sholat Sunnah 

Menurut Imam Ghozali dalam Ihya’-nya, pada malam / hari Senin disunnahkan untuk melakukan sholat 4 rokaat pertama, setelah membaca surat Al-Fatihah kemudian membaca surat Al-Ikhlash 10 kali.

Rokaat kedua membaca surat Al-Ikhlash 20 kali, rokaat ketiga membaca surat Al-Ikhlash 30 kali dan rokaat keempat setelah Al Fatihah membaca surat Al-Ikhlash 40 kali. Setelah salam, membaca surat Al-Ikhlash 75 kali, istighfar (memohon ampun) 75 kali, yaitu kalimat :

Kemudian meminta kepada Alloh  SWT agar terkabul hajatnya, maka insya Alloh permintaannya akan cepat diterkabulkan oleh Alloh SWT. Sholat Sunnah seperti metode di atas tersebut Sholat Hajat.

Dn pada hari Senin saat matahari mulai naik, di sunnahkan  melakukan sholat sunnah dua rokaat. Padrokaat pertama dan kedua, setelah membaca surat Al-Fatihah, kemudian membaca ayat kursi satu kali, surat al Ikhlas satu kali, surat Al Falaq satu kali, dan surat An Nass satu kali. Setelah salam, kemudian membaca istighfar 10 kali dan membaca sholawat 10 kali. 

Fadhilah : Barang siapa yang mengamalkan ibadah diatas, maka insya Alloh semua dosa-dosanya akan di ampuni oleh Alloh SWT. 

2. Puasa Sunnah

Puasa pada hari Senin hukumnya sunnah muakkad. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rosululloh SAW :


“Semua amal disampaikan kepada Alloh SWT pada hari senin dan Kamis, maka saya menyukai ketika amal saya disampaikan, saya dalam keadaan berpuasa”.

Amal perbuatan yang dilakukan pada hari jum’at, Sabtu, Ahad, dan Senin disampaikan kepada Alloh secara Ijmaly (umum) pada hari Senin.Sedangkan amal perbuatan yang dilakukan pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis disampaikan pada hari Kamis.

Syaikh Ibnu Hajar mengatakan, amal perbuatan manusia disampaikan kepada Alloh SWT ada yang secara ijmaly atau umum dan ada yang secara tafshilyatau terperinci.

Secara umum, amal perbuatan disampaikna kepada Alloh SWT dala satu Minggu dua kali, yaitu hari Senin dan Hari Kamis, dan dalam satu tahun disampaikan dua kali, yaitu pada malam Nishfu Sya’ban dan malam Lailatul Qodar. Sedangkan penyampaian yang secara terperici dilakukan dalam sehari semalam dua kali, yaitu siang dan malam.(Red:Al Bujairimi)

Puasa Sunnah hari Senin lebih utama dari pada puasa sunnah Kamis. Hal ini dikarenakan Rosululloh SAW dilahirkan pada hari Senin, Hijrah ke Madinah hari Senin dan meninggal dunia hari Senin.

Jika hari Senin bertepatan dengan hari ‘Arofah, hari ‘Asyura’, hari Tasunga’, hari kahir tahun atau hari awal tahun (1 Muharrom) dll, maka diperbolehkan menggabungkan niat puasa untuk keduanya. Artinya, selain berniat puasa Senin juga berniat puasa ‘Asyuro’ atau niat puasa Senin juga berniat puasa satu Muharram. Selain hal semacam itu diperbolehkan, keduanya tetap dicatat sebagai amal ibadah.

3. Dzikir.

Setiap hari Senin disunnahkan membaca dzikir berikut 100 (seratus) kali.

Syaikh Syahrowardi meriwayatkan, pada hari Senin juga disunnahkan membaca sholawat berikut 1000 kali.


B. Kisah Kisah Di Hari Senin.

Hari senin

Banyak kejadian dan peristiwa pada hari Senin. Yang membahagiakan, yang memilukan, dan yang mengherankan, pada hari Senin kekasih tambatan hati, pemberi syafaat dunia dan akhirat lahir kedunia. Rosululloh Muhammad SAW lahir pada hari Senin, tepatnya pada malam Senin (menjelang fajar Shubuh), tanggal 12 Robi’ul Awwal tahun 571 Masehi.

Dan pada hari Senin pula Rosululloh SAW wafat, bertepatan pada tanggal 13 Robi’ul Awwal dalam kitab “Nihayatuz Zain” disebitkan, Rosululloh SAW lahir pada hari Senin, keluar dari Gua Tsur menuju Madinah pad hari Senin, sampai di Madinah pada hari Senin dan meninggal dunia pada hari Senin. 

Konon, pada hari Senin pula seorang hamba Alloh yang sangat tekun membaca kitab-kitabnya mengakami kejadian luar biasa. Nam aslinya adalah Ukhnukh, keturunan dari Nabi Syits AS bin Nabi Adam AS dan merupakan kakek dari Aisyah nabi Nuh AS. Beliau merupakan orang pertama yang menulis dengan pena, orang pertama yang menjahit pakian, orang pertama yang membuat senjata, orang pertama yang memerangi orang-orang kafir dan pencetus ilmu Hisab dan perbintangan. Kegemarannya membaca kitab Alloh SWT, sehingga diberikan gelar atau sebutan Idris AS.

Nabi Idris AS setiap hari selalu menjalankan puasa dan menjahit baju gamis, setiap memasukkan jarum selalu membaca tasbih, dan saat pakaian selesai dijahit, maka diberikan kepada pemiliknya tanpa memungut biaya sepeserpun. Siang malam selalu beribadah kepada Alloh SWT, tak seorangpun dapat mensifati amaliyahnya Nabi Idris AS. Begitu besarnya amaliyah nabi Idris AS, sehingga sang malakul maut Izroil rindu ingin bertemu dan bersahabat dengan nabi Idris AS. 

Setelah berkumpul beberap lama, akhirnya pada suatu hari bertepatan dengan hari senin nabi Idris AS meminta kepada malikat Izrail untuk mencabut nyawanya dan kemudian setelah itu menghidupkanyan kembali. Selanjutnya nabi Idris As minta melihat mereka, dan kemudian minta masuk ke Surga. Dan untuk selamanya nabi Idros AS berada dalam Surga. 




Related Posts

Related Posts

Posting Komentar